Steady Flow pada Perbesaran dan
Penyempitan Pipa secara Mendadak
Simulasi yang dilakukan
kali ini bertujuan untuk mengetahui koefisien kerugian yang terjadi pada aliran
di dalam pipa dengan perbesaran/pengecilan diameter secara mendadak (sudden expansion/reduction). Dengan
demikian, kita dapat mengetahui seberapa besar kerugian tekanan yang terjadi,
sehingga kita dapat menentukan berapa besar energi yang harus diberikan pada
aliran tersebut agar sistem dapat bekerja sesuai dengan desain yang diharapkan.
Untuk mencari koefisien
kerugian yang terjadi, fluida dialirkan dengan 2 variasi kondisi, yang pertama
adalah kecepatan sebesar 5 m/s pada inlet-1 dan tekanan 0 Pa pada inlet-2.
Kondisi kedua adalah kecepatan sebesar -8 m/s pada inlet-2 dan tekanan 0 Pa
pada inlet-1. Dengan demikian,...
Sunday, 29 April 2012
Thursday, 26 April 2012
distribusi temperatur transient - ex. 8.1

Berikut adalah pengerjaan soal yang ada pada buku Versteeg & Malalasekera example 8.1. dengan menggunakan program CFDSOF.
Penyelesaian
:...
Resume chapter 8 – The Finite Volume Method for Unsteady Flow

The Finite Volume
Method for Unsteady Flow
Bentuk umum dari hukum
konservasi aliran unsteady adalah
suku pertama pada
persamaan di atas mewakili laju perubahan properti dari aliran yang mana
bernilai 0 untuk keadaan steady
Persamaan konduksi
panas satu dimensi unsteady...
Resume chapter 6 - Solution Algorithm for Pressure Velocity Coupling in Steady Flow

Solution
Algorithm for Pressure Velocity Coupling in Steady Flow
Persamaan atur aliran
untuk aliran laminar-steady 2-D
dalam persamaan
momentum untuk arah-x dan arah-y, variabel yang disertakan hanya berupa
tekanan, sedangkan pada persamaan konservasi massa, variabel yang disertakan
adalah kecepatan dalam arah-U dan arah-V....
Tuesday, 24 April 2012
simulasi UTS CFD - con'd

PERBEDAAN
TEKANAN FLUIDA PADA KEDUA DAERAH INLET
UTS
– CFD
Seperti pada posting
sebelum nya mengenai analisis persamaan
konservasi momentum dari aliran fluida, kali ini saya
mencoba untuk mensimulasikan hukum konservasi tersebut pada aliran fluida di
antara 2 plat parallel.
skema soal
Kasus yang coba
diangkat disini adalah seperti yang terdapat pada soal
UTS-CFD nomor 2e, dimana terdapat perbedaan tekanan fluida
di antara 2 ujung-ujun inlet. Berikut adalah kondisi yang diberikan pada soal :
Kondisi
1 :
diberikan
perbedaan tekanan pada kedua inlet sebesar p1 = 2 bar (200000 bar);
p2 = 1 bar (100000 Pa)
Kondisi
2 :
pada
inlet...
Wednesday, 18 April 2012
Simulasi UTS CFD

UTS CFD – take home
Analisis
simulasi aliran fluida di antara dua buah plat datar
Terdapat aliran fluida
di antara 2 plat datar yang tersusun secara parallel seperti pada gambar
berikut.
gambar skema soal
Parameter
yang diketahui:
·
Panjang plat, L = 1 m
·
Jarak antar plat, H = 0.1 m
·
Fluida yang mengalir memiliki densitas, ρ = 1 kg/m3; viskositas
dinamik, μ = 1 kg/m.s
Akan dilakukan simulasi
untuk melihat karakteristik dari aliran fluida tersebut, di antaranya adalah
profil...
Tuesday, 17 April 2012
SINOPSIS - Optimasi Desain Ruang Pengeringan Produk Makanan dengan Alat Pengering Pompa Panas (Heat Pump Dryer)
SINOPSIS TUGAS BESAR CFD
JUDUL
Optimasi Desain Ruang Pengeringan Produk Makanan dengan Alat Pengering Pompa Panas (Heat Pump Drye...
UTS CFD - persamaan konservasi momentum

Bentuk konservasi momentum dalam persamaan atur :
untuk arah-x :
aliran dianggap laminar tunak 2-D, sehingga
sehingg...
Turbulent Flow in Pipe

Turbulent Flow in Pipe
Sejauh ini, kita telah
melakukan simulasi dari aliran fluida untuk beberapa kasus yang mana aliran
tersebut selalu diasumsikan dalam keadaan laminar. Akan tetapi pada praktek
nya, hampir semua persoalan enjinering yang menyangkut aliran fluida bersifat
turbulen.
Persoalan mengenai
aliran turbulen telah kita pelajari pada post sebelum nya yg berjudul “
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
...
Turbulensi Aliran Fluida

Turbulent Flow
the most faced in engineering
practice
Sejauh ini, kita telah
mempelajari berbagai fenomena aliran fluida dengan mengasumsikan fluida
mengalir dalam kondisi laminar, tetapi pada kenyataan nya, hampir semua aliran
fluida yang kita hadapi di dunia ini
bersifat turbulen. Apakah aliran fluida bersifat laminar atau turbulen,
ditentukan oleh bilangan Reynolds yang merupakan rasio antara efek kecepatan
terhadap viskositas fluida. Pada aliran laminar, pengaruh viskositas lebih
dominan dibandingkan dengan kecepatan nya, tetapi pada aliran turbulen pengaruh
kecepatan jauh lebih dominan dibandingkan dengan viskositas fluida.
Bilangan...
Monday, 16 April 2012
Mekanika Fluida dari Sudut Pandang Praktis
Mekanikal Fluida dari Sudut Pandang
Praktis
Saya rasa, kita
semua sepakat bahwa ilmu mekanika fluida merupakan salah satu ilmu yang cukup
mewakili ilmu teknik mesin hampir secara keseluruhan. Mekanika fluida berkembang sejalan dengan perjalanan perkembangan
peradaban manusia. Banyak aspek kehidupan manusia yang terkait dengan mekanika
fluida, seperti transportasi, industri, aerodinamik bangunan, mesin-mesin
fluida, dan kesehatan. Dalam perjalanan sejarah nya, ilmu mekanika fluida telah
melahirkan ilmuwan-ilmuwan yang sampai saat ini tetap dikenal, di antara
ilmuwan mekanika fluida yang sangat terkenal adalah Archimedes (287-212 Bc),
Daniel Bernoulli (1700-1782), Osborne Reynolds (1842-1912), Ludwig Prandtl
(1875-1953), Theodore von Karman (1881 - 1963), G. l. Taylor (1886-1975), dan
G....
Sunday, 15 April 2012
Grid dependency test pada aliran di antara 2 plat datar
Grid Dependency Test – Kasus aliran
di antara 2 plat parallel
Seperti pada kasus yang
pernah dibahas sebelumnya mengenai aliran di antara 2 plat parallel, disini
kita akan kembali membahas permasalahan tersebut, tetapi dengan mempertimbankan
faktor grid dependency. Penggunaan
grid yang optimum untuk kasus ini bertujuan untuk mendapatkan hasil
simulasi dengan tingkat ketelitian yang
lebih baik dari sebelum nya (grid biasa), sehingga nilai dari variabel-variabel
yang dicari dari proses simulasi ini dapat lebih akurat, khususnya pada daerah
lapisan batas (boundary layer) dan
aliran masuk (inlet velocity)....
Simulasi aliran gelombang Tsunami dengan CFD
Simulasi
aliran gelombang Tsunami dengan CFD
Fenomena
gelombang Tsunami
Hari Minggu, 26
Desember 2004 bangsa Indonesia diguncangkan dengan fenomena hebat yang terjadi
di Aceh. Peristiwa yang telah merenggut puluhan ribu nyawa itu kini telah
menjadi sejarah yang memilukan bagi bangsa Indonesia dan takkan pernah
terlupakan sepanjang sejarah bangsa ini. Ya, Tsunami… Belum lama ini, Rabu 11
April 2012 sekitar pukul 16.30 ketegaran masyarakat Aceh kembali diuji dengan
terjadi nya gempa bumi sebesar 8,6 SR. Untungnya, gempa bumi yang berasal dari
laut tersebut tidak disambung dengan terjadi nya kembali Tsunami seperti yang
dikhawatirkan masyarakat Aceh.
Meski kita tak bisa
mengembalikan segala yang telah hilang akibat dahyat nya terjangan Tsunami,
saat ini yang bisa kita dan semua orang...
Optimum Grid Generation - kasus aliran pada 2 plat datar
Memahami
Grid Dependency
Pengaturan grid dalam
sebuah simulasi merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan karena
mempengaruhi keberhasilan/ tingkat ketelitian dari hasil simulasi. Dalam
membentuk grid pada sebuah domain, kita harus mengerti karakteristik dari
fluida yang mengalir, misalnya memperhatikan daerah lapisan batas (boundary layer), viskositas dan densitas fluida, kecepatan aliran, dan luas
permukaan aliran (channel). Dari
hal-hal tersebut, kita dapat mendesain sebuah susunan grid (meshing) yang tepat sesuai dengan
fenomena fisikal yang sebenar nya terjadi, sehingga hasil dari simulasi yang
dibuat dapat memberikan interpretasi yang benar.
Untuk membuat meshing, kita dapat membagi grid menjadi
beberapa segmen di dalam domain. Penentuan jumlah segmen dan jumlah...
Simulasi aliran di antara 2 plat datar

Persoalan
:
Terdapat dua buah plat
datar yang tersusun parallel dengan
panjang L = 1m dan lebar H = 0.1m. Di antara kedua plat tersebut
di alirkan fluida (incompressible - laminar) dengan densitas ρ = 1.2 kg/m3.
Untuk memahami konservasi
momentum secara fisik, disini kita akan melakukan simulasi CFD yang akan
memberikan gambaran bagaimana bentuk dari profil kecepatan di antara titik
masuk dan daerah aliran berkembang (hydrodynamic
entry length, LE) pada beberapa kondisi...